Suasana riuh rendah suara siswa kembali mewarnai koridor SMPN 23 Tanjung Jabung Barat pada pagi hari ini, Senin (30/3/2026). Setelah menjalani masa libur panjang dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H, seluruh civitas akademika kembali memulai aktivitas belajar mengajar dengan energi yang segar.
Momen hari pertama masuk sekolah ini bukan sekadar kembali ke rutinitas buku dan papan tulis, melainkan menjadi ajang silaturahmi besar bagi para guru dan siswa.
Tradisi Halal Bihalal yang Hangat
Kegiatan pagi tadi diawali dengan Upacara Bendera di lapangan sekolah. Kepala SMPN 23 Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat Ramadan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
"Libur telah usai, saatnya kita kembali fokus. Namun, biarlah nilai-nilai kesabaran dan kejujuran yang kita pelajari selama puasa tetap melekat dalam karakter belajar kita," ujar beliau di hadapan ratusan siswa.
Acara dilanjutkan dengan tradisi Halal Bihalal. Para siswa berbaris rapi untuk bersalaman dengan jajaran majelis guru. Senyum merekah dan ucapan "Mohon Maaf Lahir dan Batin" terdengar tulus, mencairkan kecanggungan setelah hampir tiga minggu tidak bertemu.
Suasana Kelas dan Cerita Lebaran
Memasuki jam pelajaran pertama, suasana kelas cenderung santai. Guru-guru memberikan ruang bagi siswa untuk berbagi cerita mengenai pengalaman mudik atau tradisi Lebaran di kampung halaman masing-masing.
Beberapa poin menarik dari hari pertama ini:
Peningkatan Kehadiran: Tingkat kehadiran siswa mencapai 92%, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk kembali bersekolah.
Seragam Baru: Terlihat beberapa siswa mengenakan seragam baru yang rapi, menambah kesan segar di awal semester ini.
Adaptasi Cepat: Meski masih dalam suasana liburan, transisi menuju kegiatan belajar mengajar berlangsung tertib dan kondusif.
Menatap Sisa Semester Genap
Dengan berakhirnya libur Idul Fitri 1447 H, SMPN 23 Tanjung Jabung Barat kini bersiap menghadapi agenda akademik yang padat, termasuk persiapan penilaian akhir semester dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang sempat tertunda.
Semangat kemenangan di hari raya diharapkan menjadi bahan bakar bagi para siswa untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di sisa tahun ajaran 2025/2026 ini.


Komentar
Posting Komentar